7 Kesalahan Fatal Promosi Online bagi Pemula

------------------------------------------
*** 7 Kesalahan fatal Promosi online pemula ***
------------------------------------------
ini dia cara yang salah Dalam berpromosi di Online..

1. Tag orang yang gak dikenal
Pernah gak sih di tag jualan sama orang yang gak di kenal, dan jualannyapun juga PALUGADA (Apa lu mau gw ada) se akan-akan kejar setoran banget, semua orang di tag-tagin sampai Mark zuck juga di tag wkwkwkwk.

2. Invite group asal asalan
Hmm.. ini sering banget, apalagi sampai di invite ke group yang gak relevan / tertarget dengan orang yg di invite misalkan, saya pernah di invite group "jual lingerie, kumpulan cewek syar'i, dll"
jelas-jelas gw cowokkk..  capek deh.

3. Posting ribuan promosi ke banyak group
Hmm, di facebook itu bisa muncul notifikasi cuma karena teman facebook kita ngeposting di group, kalau satu group sih gak masalah..
Ini postingnya sampai ratusaaannn.. alhasil notifikasi penuh oleh postingan dia semuaaa.. langsung (Cari tombol unfriend)..

4. Spam status bbm.. bisa juga di fb atau twitter.
Pernah kan punya temen bbm, status jualannya bisa sampai puluhan bahkan lebihhh.
sebenarnya ini mau jualan apa mau ngajakin berantem  #delcont

5. Spam backlink
Nah ini sih gak kelihatan banget.. tapi dalam aturan Google, sebuah website gak boleh banyak-banyak backlink.. apalagi website yg masih baru udah di backlink ratusan ribu dengan backlink comment PR NA, DA0/PA0.
di pasti kan langsung almarhum tuh websitenya.

6. Komentar spam di facebook
Nah, setiap group kan ada aturannya, kecuali group yang tidak berpenghuni.. bijaklah dalam promosi, jangan asal komentar postingan jualan,, percaya deh, bukannya laku, malah malu..

7. Message + email
Ada juga yang direct message di social media langsung nawarin jualannya, maksa lagi, tanpa basa-basi dulu hehehehe..
dan ada juga yang kriim email ke 1000 kontak dengan gmail.. wahhh kebangetan ini mah..
------------------------------------------
"Bijaklah berpromosi di social media, bangun trust, Need, engagement dan Credibility"
------------------------------------------