اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh”
Sahabat...
Ketika Anda berhutang [sesekali/sering] dan ada teman atau sahabat Anda yang selalu ada "rezeki" dan selalu meminjami Anda, bukan berarti bahwa Dia punya Uang yang berlimpah dan tak terbatas sehingga selalu ada setiap saat.
Bahkan bisa jadi Dia rela menunda kebutuhannya dan mengalah hanya agar bisa meraih PAHALA dengan meminjami Anda Uang.
Maka, BANTULAH Dia untuk meraih PAHALA dengan cara Amanah dalam berhutang :
1. Janjikan kepadanya kapan Anda akan melunasi hutang.
2. Jika Anda tidak bisa tepat waktu, maka mintalah keringanan kepadanya dan janjikan waktu perkiraanya.
3. JIKA ANDA MASIH BELUM BISA MELUNASI JUGA, PALING TIDAK BERIKANLAH KABAR. JANGAN BIARKAN DIA SEOLAH TIDAK KENAL.
4. Jangan sampai melakukan tindakan yang bisa memicu Dia su'udzon kepada Anda.
Ingat berapapun nilainya, besar atau kecil, hutang tetaplah hutang yang WAJIB DIBAYAR. Awali dengan niat karena semua berawal dari niat.
Keutamaan Orang yang Terbebas dari Hutang
Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ
“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga.” (HR. Ibnu Majah no. 2412.)
Dosa Hutang Tidak Akan Terampuni Walaupun Mati Syahid
Dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ
“Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886).
Mudah-mudahan kita senantiasa istiqomah dalam menjalankan ketaatan kepada Alloh Swt dan selalu mengikuti sunnah ['itiba/mutaba'ah] dari surI tauladan kita yaitu Rosululloh SAW. Amiiin YRA.
Wallohu'alam Bissawaab.
Semoga bermanfaat
www.SolusiUmroh.co.id