#4. EMOSIONAL
Intinya: orang-orang akan menshare tulisan yang menyentuh hati mereka dan hanyut dalam emosi.
Coba pikirkan, kenapa konten di buku pelajaran SMP, SMA, dan Perkuliahan itu boring alias membosankan banget?
Jawabannya: karena tulisannya textual banget, resmi pisan, gak ada jiwanya. Datar..
Padahal, kalau mau buat konten viral, sebaiknya buat tulisan yang menyentuh emosi dan hati mereka.
Menurut penelitian Okdork yang dilakukan oleh Noah Kagan, emosi yang dominan memengaruhi orang share adalah:
- Kagum (25
- Lucu (17
- Terhibur (15
- Bahagia (14
- Marah (6
- Lucu (17
- Terhibur (15
- Bahagia (14
- Marah (6
Maka, sebelum buat konten, pikirkan 1 emosi yang ingin Anda hadirkan...
Saya pribadi pernah menggunakan satu per satu dari lima emosi dominan di atas.
Hasilnya?
Viral keras... kaya virus. Nyebar kemana-mana.
Viral keras... kaya virus. Nyebar kemana-mana.
Bahkan beberapa status Saya dishare lebih dari 10.000+ orang, TANPA IKLAN. Organic reach..
Why?
Ya itu tadi, nyentuh emosi...
Ya itu tadi, nyentuh emosi...
Gimana caranya?
Pertama, Buat Konten yang Panjang.
Dari sebuah analisa, tulisan yang memiliki jumlah kata lebih dari 3000 kata, lebih viral hasilnya ketimbang yang cuma dikit aja.
Semakin banyak isinya, semakin banyak sharenya.
Inilah kenapa sebaiknya Anda selalu berusaha membuat konten yang berbobot dan panjang.
Semakin lama orang membaca tulisan Anda, semakin “terikat” mereka dengan kontennya. Catat!
Kedua, Kisah Sukses Pribadi atau Orang Lain
Perasaan pembaca akan timbul kalau konten yang dibaca juga menyiratkan perasaan penulisnya.
Konten berupa kisah sukses biasanya menggabungkan lebih dari satu emosi, yaitu kagum dan bahagia.
Saya sering melakukannya, bahkan selalu melakukannya.
Mungkin Anda pernah baca tulisan tentang dulu Saya berjuang saat sakit dan divonis oleh dokter bahwa kemungkinan hidupnya hanya 20 Anda pun mungkin pernah baca tulisan Saya tentang bagaimana Saya bisa bangkit dari bangkrut.
Cek angka sharenya.. tinggi banget. Kenapa?
Karena Saya mengangkat kisah pribadi. Terbukti! Viraaaal...
Ketiga, Analisa Suatu Topik.
Pernah baca status FB tentang analisa Saya kenapa oleh-oleh kekinian begitu laris di Instagram?
Cek deh, itu viral banget. Kenapa?
Karena Saya memainkan poin ini: menganalisa suatu topik.
Tokcer pisan... Viral....
#5. GAMPANG DIPRAKTIKKAN
Intinya: orang-orang akan menshare konten yang gampang dipraktikkan.
Maka jangan heran, tulisan-tulisan yang cuma teori doang gak akan pernah dapat angka share yang tinggi. Alasannya: susah prakteknya.
Karenanya, inilah yang mesti Anda lakukan:
Pertama, Buat Tulisan yang Masuk Akal, Jangan Ngawang-Ngawang.
Misalnya, Anda buat judul konten: “Rahasia Mendapatkan Omset 100 Miliar per Bulan".
Jumlah ini terlalu besar, Anda tidak bisa membuat langkah demi langkahnya hanya dalam 1 konten.
Mendingan, buat aja: "Rahasia Tembus Omset 100 Juta per Bulan". Ini masih masuk akal, agak enteng dicapai dan gampang dipraktekkan.
Gak usah gede-gede ngejanjiin, simpel-simpel aja, tapi impactfull beneran..
Kedua, Gunakan Tata Bahasa yang Dimengerti Kaum Adam & Hawa (Manusia).
Kebiasaan orang-orang yang ingin terlihat keren, mereka menggunakan istilah-istilah asing keinggris-inggrisan agar terlihat dirinya keren.
Padahal, konten yang bagus adalah yang mudah dimengerti oleh manusia, termasuk pembaca tulisan kita.
Lho, bukan apa-apa, gak semua teman Anda itu paham Bahasa Inggris. Daripada mereka bingung, sederhanakan aja bahasanya..
"Orang pintar membuat segala sesuatunya jadi rumit. Orang cerdas membuat segala sesuatunya jadi mudah..."
Ketiga, Rincikan Step by Stepnya.
Semakin jelas Anda menerangkan setiap langkah, semakin baik. Jangan lewatkan sedikitpun detailnya. Detailkan..
yg penting Orang gampang paham, gampang praktek.
Ujung-ujungnya: ngimpact (berdampak).
Lalu viral...
Lalu viral...
Kebayang ya?
Good..
Good..
#6. CERITA
Intinya: orang-orang suka baca cerita, tapi gak semua orang suka berita, apalagi iklan.
Khusus orang-orang Indonesia, sepengamatan Saya, keponya tinggi banget.
Daripada hanya buat konten berupa informasi, mending yang mengandung cerita agar membuat pembaca peduli.
Cara termudah yaitu dengan menulis dari sudut pandang orang pertama. Seolah-olah Ansa sedang memberikan presentasi di depan umum atau bicara pada mereka.
Contohnya:
Kaya Saya ke Anda ini sekarang..
Kaya Saya ke Anda ini sekarang..
Dengan memberikan “saya” dan “Anda”, konten Anda akan jadi lebih personal dan pembaca akan jadi lebih peduli.
Kalau Anda belum punya cerita sendiri untuk dibagikan, manfaatkan cerita dari orang lain yang sudah berpengalaman. Jangan maksain...
Sesekali mungkin Anda perlu join kelas Story Telling Saya yang entah kapan dibukanya. Tapi nanti pasti diinfokan di grup ini, untuk memudahkan Anda dalam membuat cerita yang ciamik itu kaya apa...
Kebayang ya?
Demikian ramuan viral yang Saya buat.
Ramuan tersebut berisi prinsip-prinsip penting yang akan memicu proses terjadinya viral dan membuat orang lain membicarakan konten Anda pada teman-temannya.
Action Plan!
Tugas Anda setelah membaca broadcast ini adalah...
"Pilihlah 1 dari 6 poin di atas, lantas buatlah konten edukasi/promosi yang memicu terjadilah viral"
Semoga Bermanfaat
By Dewa Eka Prayoga
(Ada cara Instant jika ingin memanfaatkan konten2 viral untuk promosi anda
silahkan baca informasinya disini >> http://bit.ly/CaraManfaatkanKontenViral )
========================
Mau Umroh Tanpa kendala Biaya ??
Mau Umroh Tanpa kendala Biaya ??
Mau buat Blog spt ini ??