MAKKAH part 2

5. GUA HIRA
Gua Hira adalah sebuah gua kecil di Jabal Nur yang letaknya sekitar 5 km di sebelah utara Kota Makkah. Tinggi Jabal Nur kira-kira 200 meter dan dikelilingi gunung dan bukit batu serta jurang yang curam, di sekitarnya tidak ada tanaman dan dahulu tidak pernah dikunjungi orang. Di ketinggian Jabal Nur inilah Gua Hira berada. Gua Hira terletak di belakang dua batu besar yang sangat dalam dan sempit, tingginya setinggi manusia berdiri (sekitar 2 meter) dan luasnya cukup untuk tidur tiga orang berdampingan. Di ujung kanan ada celah/lubang yang dapat digunakan untuk memandang ke arah Ka’bah. Di Gua Hira inilah wahyu pertama (Q.S. AL-’alaq 1-5) turun kepada Rasulullah SAW.


6. DAAR MAULID NABI
Daar Maulid. Tempat ini diyakini sebagai rumah Kelahiran Nabi Saw, Saat ini Menjadi Gedung Perpustakaan
Daar Maulid Nabi yaitu rumah kelahiran Nabi SAW yang terletak dikampung Suuq Lail (dulu terkenal dengan sebutan Pasar Seng) yang jaraknya hanya 150 meter dari Masjidil Haram arah depan pintu Baabussalam. Disitulah Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal (tahun 571 M) yang dikenal dengan Tahun Gajah.

Diriwayatkan bahwa dahulu di tempat itu para pejabat Makkah mengadakan berbagai acara untuk memperingati hari lahir Rasulullah SAW antara lain dengan mengunjungi tempat kelahiran tersebut. Di tempat itu pernah dibangun sebuah masjid untuk shalat. Pada tahun 666 M saat pemerintahan Malik AL-Muzhaffar ditempat itu dibangun gedung yang lebih megah dan besar.

Saat ini lokasi Daar Maulid Nabi adalah gedung perpustakaan. Tidak banyak jama’ah haji/umrah yang berkunjung kesini mungkin karena tempat tersebut tidak menjadi objek sejarah resmi, namun ada beberapa bangsa yang tidak akan melepaskan kesempatan ibadah haji/umrah tanpa menyinggahi tempat yang selalu tertutup untuk umum ini.


7. MUSEUM HARAMAIN
Museum Haramain terletak di Ummul Joud Kota Makkah. Museum ini menyimpan benda-benda dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Ada potongan pilar Kabah yang bentuknya sudah seperti kayu fosil berwarna cokelat tua, disimpan bersama kunci pintu Kabah dari kayu, juga berwarna cokelat tua. Pintu Kabah selalu dikunci dan pemegang kunci sudah turun-temurun dari satu keluarga, sejak sebelum Nabi lahir.

Museum Haramain adalah salah satu lokasi wisata yang cukup digemari. Di sini jamaah bisa melihat pintu Ka’bah pertama yang dibuat dari kayu. Tapi sekarang sudah dilapisi emas. Ada bekas sumur Zamzam. Dulu ngambil airnya pakai timba dengan kerekan. Di simpan pula di sini, bekas mimbar Rasul dan bekas pilar Ka’bah sebelum direhab. Terdapat pula di mesium Ka’bah, Al’Quran ratusan tahun dengan huruf Arab yang berbeda. Ornamen Masjidil Haram tempo dulu serta ornament Masjid Nabawi.


8. MASJID JIN
Masjid Jin adalah sebuah masjid yang letaknya di kampung Ma’la, tak jauh dari pekuburan kota Makkah. Disebut Masjid jin, karena disitulah dahulu para jin bersumpah, mengakui bahwa Muhammad SAW adalah Rasulullah.

Masjid ini disebut juga dengan nama masjid Al-Bai’ah karena ditempat itulah para jin berbai’at (berjanji) kepada Rasulullah SAW untuk beriman kepada Al-Quran dan ajaran yang dibawa Rasulullah SAW. Diriwayatkan bahwa ketika Rasulullah SAW dengan beberapa sahabatnya melakukan shalat shubuh, ketika dibacakan beberapa ayat Al-Quran, sekumpulan jin yang sedang dalam perjalanan menuju Tihamah mendengar bacaan ayat-ayat Al-Quran itu. Setelah shalat, mereka lalu berdialog dengan Rasulullah SAW kemudian mereka menyatakan diri beriman. Ditempat itulah 
Allah SWT menurunkan ayat Al-Quran surat Al-jin ayat 1-2.

Sekarang tempat ini diabadikan dengan mendirikan masjid berukuran sedang yang dipergunakan untuk shalat lima waktu. Dinamakan masjid jin bukanlah berarti bahwa didalam masjid itu hanya ada jin tetapi hanyalah lambang peristiwa di atas.


==============================

DIGITAL MARKETING TOOLS
Harta karun Imers